Ada apa nih dengan 6 jamku hari ini?
Dua jam ngetrack sepanjang Jamal, ringroad utara Yogya, Piyungan hingga Gunungkidul.
Dua jam lagi ngobrol, curhat, bin curcol sama Simbok tercinta. Sinambi masak, makan bareng, dan asah-asah.
Dan... sebelum melangkahkan kaki melewati pintu depan sambil baca bismillah, cekrek dulu.
Simbok pake #kepo lagi.
"Ndelok endi potone," halah, kataku.
"Baleni-baleni," pintanya. Aih... nih simbok, narsis juga. Rambutnya
belum rapi katanya. (Senyum aja saya). Lanjut cekrek sesi dua... cekrak
dan cekrek.
Dua jam kemudian melewati rute sebaliknya. Sembari membawa hati yang ayem. Senyum simbok terus membayang di pelupuk mata.
Lebih adem dan mak cless lagi adalah: hujan deras mengguyur hingga
berbasah-basah kuyup. Bermantol ria di atas aspal yang lambah-lambah,
banjir. KaruniaNya memang luar biasa.
Terus gas poll, meskipun tak sekencang di awal. Hingga terdampar di pelabuhan cinta. Cieeh... #halah. Tidar ini lo yang selalu suejuk.
Satu lagi yang menjadikanku membeliakkan mata. Haaa... kenapa wajahku pipi semua?
Hiks, anake simbok kaya bakpao.
Kapan kurusnya?
Note: sedikit waktu luang kita adalah kebahagiaan orang tua yang sangat luar biasa
Salam senja
Peraduan cinta, 27042016
Umi Azzura

Tidak ada komentar:
Posting Komentar