Jumat, 26 Juli 2013

MENELADANI BU EEN SUKAESIH





Sebuah renungan guru belum tersertifikasi
Pemberitaan di media tentang seorang pengabdi pendidikan Bu Een sungguh sangat menyentuh dunia pendidikan. Baik bagi pendidik maupun para murid.
Meskipun dengan keterbatasan, tetap mengabdikan dirinya dalam pendidikan dengan memberikan les tambahan di rumah setelah para murid-murid pulang dari sekolah.
Tanpa bayaran beliau mendidik. dengan penuh keikhlasan. dilakukan selama 30 tahun tanpa mengenal bosan dan lelah.
Berbekal keikhlasan itulah rejeki Allah pasti datang. Hal itu terbukti. Dengan adanya penghargaan dari SCTV bisa mengangkat kehidupan Bu Een. Allah mengangkat derajatnya, dari arah yang tidak terduga. Harapan beliau satu persatu mulai terwujud. Ingin naik haji, bertemu dengan BIMBO, Ebiet G Ade, ke Istana Presiden bertemu dengan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudoyono bersama ibu. Terakhir bertemu dengan Ust. Yusuf Mansyur. Selain itu rumah kecilnya sekarang dibongkar di renovasi untuk tempat belajar para murid-muridnya.
Pendidik sejati... mungkin itulah kata yang tepat untuk disampaikan kepada beliau.
bagaimana dengan kita sebagai salah satu pendidik di negeri ini. apakah sudah memiliki keikhlasan dalam mendidik para murid kita. Kadang-kadang kita kurang sabar dalam mendidik mereka. Kadang-kadang kita sering menuntut dengan hal-hal yang seharusnya menjadi hak kita. Kadang-kadang ada yang sampai demo menuntut hak yang seharusnya dimiliki. Dimana rasa keikhlasan kita.
Seandainya semua yang kita lakukan termakna sebuah keikhlasan, rejeki Allah pasti akan mengikuti kita dimanapun kita berada, kapanpun waktu kita bernafas dan menjejakkan kaki. Seperti yang dialami Bu Een, dan mungkin masih banyak lagi para pendidik-pendidik lain yang begitu ikhlas mengabdikan dirinya dalam pendidikan.
Misalpun keikhlasan itu tidak dibayar di dunia ini, janji Allah itu pasti nyata. Bahwa kita sebagai seorang penyampai ilmu yang bermanfaat, akan diberikan pahala yang tiada putusnya, meskipun kita sudah tidak ada di dunia ini lagi.
Pernah ada suatu kisah bahwa pada di hari penentuan ada dokter dan guru yang mau masuk syurga . Bahwa dokterlah yang harusnya pertama kali masuk syurga, karena telah banyak ribuan nyawa tertolong oleh karena ilmu kedokteran yang dimilikinya. Tapi dengan kerendahan hatinya dia mempersilahkan guru untuk masuk syurga lebih dahulu. Berkat ilmu yang disampaikan gurulah dia bisa menjadi dokter, bisa menolong ribuan nyawa.
Ya Allah jadikan kami para pendidik yang ikhlas dalam menyampaikan ilmu kami, yang insyaAllah bermanfaat. dan semoga pahala tidak ada putus-putusnya hingga di hari akhir nanti, untuk bekal kami di syurgaMu nanti.
Amiin.

Rabu, 24 Juli 2013

HARI ANAK NASIONAL 2013



HARI ANAK NASIONAL 2013
“apakah semua anak Indonesia merayakannya dengan penuh kegembiraan”

TEMA : “Indonesia yang Ramah Dan Penduli Anak Dimulai Dari Pengasuhan Dalam
   Keluarga”

Hari anak nasional tanggal 23 Juli 2013, sempat saya pasang status di FB saya.
Selamat hari anak nasional untuk anak2 diseluruh Indonesia...
Majulah terus untuk jadi anak yang cerdas bertaqwa dan berkarakter.

Sehari kemudian, tepatnya tadi pagi di Liputan 6 SCTV, muncul berita. SD Sambung Macan Kabupaten Sragen yang terlihat kokoh dari luar ternyata atap sekolah rusak, untuk menahannya disangga dengan kayu. Karena pihak sekolah merasa khawatir dengan keselamatan siswa akhirnya kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke rumah-rumah warga.
Ada satu berita lagi
Di Polewali Mandar Sulawesi Selatan seorang anak menjadi kepala keluarga dari ke 3 adiknya karna ditinggal merantau ke kalimantan sebagai buruh perkebunan sawit oleh ke 2 orang tua mereka. Mereka tinggal di pos ronda yang disulap menjadi rumah. Kebutuhan sehari-hari mengharap belas kasihan warga. Sang kakakpun tidak dapat melanjutkan sekolah, karena untuk biaya sekolah adik-adiknyapun mengharap belas kasihan orang lain juga.
Berita lainpun disampaikan bahwa di Jakarta Bapak Presiden SBY dan Ibu Ani Yudoyono menghadiri peringatan HAN 2013 di UKM Convention, Jakarta. Dalam acara itu Presiden menyampaikan  “ Saya dan Ibu Negara senantiasa berdoa kehadirat Allah SWT semoga anak-anak Indonesia menjadi anak yang sholeh, berakhlak mulia, cerdas dan mulia, serta memiliki masa depan yang cerah. Ditangan anak-anak Indonesia terletak masa depan Indonesia”. Ibu Ani Yudoyono mendapat penghargaan Adicipta Lokatara Utama karena dianggap berjasa dalam memajukan pendidikan untuk anak-anak Indonesia.( http://m.jpnn.com/news.php?id=182370 ). Selain itu juga dipamerkan lagu baru SBY yang berjudul “Bangga jadi anak Indonesia”.
Menteri Agama Suryadharma Ali, Mendikbud Mohammad Nuh dan Menteri Sosial Salim Assegaf al Jufri juga menyerahkan secara simbolik beasiswa danbantuan sosial kepada anak.
Mudah-mudahan beasiswa dan bantuan sosial itu sampai kepada mereka-mereka yang membutuhkan. Untuk 4 anak yang berada dalam satu keluarga di Polewali Mandar Sulawesi Selatan, agar mereka bisa memiliki rumah tinggal dan bisa melanjutkan sekolah. Atau digunakan sebagai biaya perbaikan salah satu sekolah di Kabupaten Sragen, agar bisa digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar.
Ternyata tak semua merayakan Hari Anak Nasional penuh dengan kegembiraan. Tapi yakin bahwa semua anak pasti bangga menjadi anak Indonesia. Tapi mungkin akan lebih membanggakan bagi bangsa Indonesia jika semua anak Indonesia bisa seperti yang dipesankan oleh Presiden SBY dalam pidato sambutan memperingati HAN 2013.

Alangkah indahnya... semua bisa bersinergi.

Senin, 22 Juli 2013

PENGANTAR PARIWISATA



KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (MAK)


BIDANG KEAHLIAN      :  PARIWISATA
MATA PELAJARAN        :  PENGANTAR PARIWISATA
KELAS                         :  X

KOMPETENSI INTI
KOMPETENSI DASAR
1.  Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya
1.1   Menghayati karuniaTuhan Yang MahaEsa, melaluipemahaman selukbelukpariwisata dan mampu  menjaga, melestarikan keutuhan jiwa raga manusia sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya
2.  Menghayati dan mengamalkan  perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli  (gotong royong, kerjasama, toleran, damai),  responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
2.1  Memiliki motivasi internal dan menunjukkan rasa ingin tahu dalam menemukan dan memahami berbagai aspek terkait dengan pariwisata
2.2  Menunjukkan perilaku ilmiah (jujur , disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramahlingkungan, gotongroyong)  dalam melakukan pengamatan kondisi kepariwisataan sebagai bagian dari sikap ilmiah
2.3  Menunjukan perilaku cinta damai dan toleransi dalam membangun kerjasama sebagai wujud tanggungjawab dalam implementasi sikap kerja untuk melestarikan pariwisata
3.    Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam  wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab phenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah
3.1  Mendeskripsikan pengertian,  istilah dan sejarah pariwisata
3.2  Mendeskripsikan jenis dan ciri produk serta objek wisata
3.3  Mendeskripsikan skema , unsur  industri pariwisata
3.4  Mendeskripsikan jenis dan ruang lingkup karir pada industri pariwisata
3.5  Menjelaskan usaha-usaha jasa wisata
3.6  Menjelaskan usaha-usaha sarana usaha
3.7  Mendeskripsikan usaha-usaha daya tarik wisata
3.8  Mendeskripsikan dampak dan kondisi industri  pariwisata

3.9      Mendeskripsikan modal dasar pengembangan industri pariwisata
3.10   Mendeskrispkan organisasi kepariwisataan (internasional, regional dan nasional)
4.  Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
4.1   Membandingkan sejarah wisata di suatu wilayah
4.2   Mengevaluasi berbagai objek wisata yang ada di Indonesia
4.3   Menentukan berbagai kebutuhan untuk pengembangan  industri pariwisata pada suatu objek wisata
4.4   Mengklasifikasi  jenis dan ruang lingkup karir pada industri pariwisata berdasarkan daerah pengembangan wisata
4.5   Membedakan karakteristik berbagai usaha jasa usaha wisata
4.6   Membedakan karakteristik berbagai usaha sarana wisata
4.7   Membedakan karakteristik berbagai usaha daya tarik wisata
4.8   Mengevaluasi  dampak negatif dan positif industri pariwisata di suatu daerah
4.9   Mengevaluasi potensi suatu wilayah untuk pengembangan industri pariwisata
4.10Membandingkan berbagai organisasi kepariwisataan















Obrolan Anak 'Dewasa'

https://www.duniabelajaranak.id Saat selesai makan malam biasanya Kakak cerita sambil curhat. Cerita tentang sekolah dan juga lesnya. K...