Rabu, 15 April 2015

Membaca Sepi


Hening membaca sepinya sendiri
Di ujung malam bersimpuh
Bulir hangat mengaliri

Menganak sungai
:terisak

Langitkan doa
Bercermin di hamparan pagi
Satusatu menghitung butir tasbih
Pantaskah wajah berdosa ini tengadah
Sedang nikmat lupa ku syukuri
Ghibah, fitnah melumuri
Sub'khat dinikmati

Ya Karomi
Indah fana milikMu
Serakah kuambil sendiri
Lupa alam kekal yaumul kiyamah
Neraca timbang berdenting menghitung
Palu genderang dipukulkan pasti
Sanggupkah tangkup jemari 
Menerima ketetapan itu?

:hening 
Selarik terbaca lagi
Tak sanggup di jilat naar
Tak pantas jua jannah termiliki
Tersungkur pasrah di pangkuanMu
Semua datang dari luas langit itu
Pasti akan kembali padaMu
Hanya mampu berserah
Dalam genggaman
TitahMu


UmiAzz, 15.04

Jumat, 03 April 2015

Sadrema Nglampahi

Wong urip mung sadrema nglampahi
Disukuri apa sing wus digariske
Ora kudu gresula
Apa meneh
Daksia
Penting
Ayo gumbregah
Cancut tali wanda
Bareng bareng bangun bangsa
Ben negara dadi gemah ripah loh jinawi
Makmur
Ayom
Ayem
Tata
Titi
Tentrem


Wong jawa njawani, 03042015

Obrolan Anak 'Dewasa'

https://www.duniabelajaranak.id Saat selesai makan malam biasanya Kakak cerita sambil curhat. Cerita tentang sekolah dan juga lesnya. K...