Rabu, 31 Agustus 2016

Entut

Bicara soal perentutan memang tiada habisnya. Bagaimana tidak, setiap dia mengitari orang-orang yang sedang serius bekerja sambil berpikir, dia menjadikan orang panik luar biasa. Mencipta suudzon saling tuduh dan saling curiga. Itu kalau hanya baunya saja yang tercium. Tapi ketika suaranyapun terdengar mengakibatkan percekcokkan di antara orang-orang itu. Bisa jadi menjadi sebuah permusuhan karena saling tuduh dan saling ejek. Malah kadang-kadang terjadi pembohongan publik.
"Aku ora looo...." Sambil mesam-mesem.
Dan sebagainya, dan sebagainya.
Kenapa sih hal seperti ini saja dibicarakan.
Lo lo.. tunggu dulu. Ada banyak hal yang bisa kita tadaburi lo dari si ENTUT ini. Nggak percaya.
Dia keluar dari lubang yang tertutup. Jika tidak beruntung bisa membuat malu dan menebar aroma khas yang membuat orang bisa pingsan seketika. Tapi coba kita lihat dari segi toharoh. Dia keluar dari dubur, tapi cara membersihkannya bukan duburnya yang dibersihkan, bukan.
Seluruh anggota wudhu yang perlu dibasuh, bagi yang muslim. bagi yang non muslimpun tentu tak akan buru-buru ke kamar mandi untuk membersihkan duburnya gara-gara kentut. Kok bisa coba. Bisa lah.
Analoginya. Bahwa ada saja yang bisa keluar dari tubuh kita ini tidak dalam keadaan baik. Tidak baik dalam konteks sosial jika terjadi bukan pada tempatnya. Namun menguntungkan jika dilihat dari segi kesehatan. Namun harus empan papan.
Dalam diri ada hal buruk, bukan tempat keluarnya yang dilihat dan fokus untuk dibersihkan, tapi justru bagian lain yang perlu dibersihkan. Anggota wudhu lo, bukan main-main. Supaya kita terbebas dari hal yang membatalkan wudhu. Selain itu kita bisa melakukan hal-hal baik, baik ibadah maupun kegiatan lain, yang bisa dihitung nilai kebaikannya.
Seperti perilaku kita. Apa yang kita lakukan, baik dan buruk, itu tergantung kita sendiri yang melakukan. Mau menempatkan pada tempatnya atau tidak. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa setiap kita itu ada sisi negatif dan juga positifnya. tergantung kita bisa mengelola dengan baik atau tidak. Jika hal buruk bisa kita kelola dengan baik, artinya kita bisa mengendalilkan diri. Tentu tidak akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Berseberangan dengan hal itu, tentang hal baik atau positif yang ada pada diri kita. Ketika hal baik itu dikelola dengan benar akan muncul dan mencuat aura positif tersebut. InsyaAllah akan bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Tapi ketika tidak dikelola dengan baik. Hal-hal positif itu akan tenggelam, ditunggangi oleh pengaruh negatif atau pengaruh buruk dalam diri kita.
Hal ini tergantung pada diri masing-masing. Mau mengedapankan pengaruh positif atau negatif dalam diri masing-masing. Ibarat ENTUT, asal ditempat yang semestinya pasti akan menyehatkan dan tidak akan merugikan orang lain. Badan menjadi sehat dan bugar, Rona wajah berseri-seri karena tidak menahan malu karena tidak bisa mengelola dengan baik.
Pun demikian, mau menjadikan ENTUT yang baiK atau tidak itu terserah anda. Karena ini hanya ngaya wara saja. Yang sudah terlanjur mengeluarkan ENTUT bukan pada tempatnya dibersihkan sebagaimana mestinya. Supaya bernilai ibadah.

#sehatlahirbatin

Magelang, 30 Agustus 2016

Sesal

Sebelas bulan lalu kusiakan hari dan waktu. Jarang terpikir apa itu pahala juga dosa. Berbuat sesuka inginku.

Kini, keserakahan amuk jiwa. Sebulan waktu yang ada ingin kurengkuh sepenuhnya. Bulan penuh rahmat dan ampunan. Penuh pahala ingin kuraih sendirian. 

Berjibaku siang malam kulantunkan ayat-ayat cintaMu. Malam-malam sedikit mata ini terkatupkan. Menginginkan pahala yang Kau janjikan.

Subuh mengalun. Rapuh seketika, limbung badan tanpa daya. Betapa serakahnya aku. Betapa buruk tabiatku. Telah banyak nikmat yang diberikan. Tak menghitung waktu juga kesempatan.

Tapi aku hanya meminta dan selalu meminta, padaMu. Sebulan saja yang di sebut ramadhan. Ampunkan aku, atas ketidak syukuran dan keserakahan atas pahalaMu. Aku, butiran debu yang mudah terombang ambing angin kehidupanMu.

Pagi ini adalah kau
Munajat yang urung kulangitkan

Gunungkidul, 02072016
Umi Azzura

Obrolan Anak 'Dewasa'

https://www.duniabelajaranak.id Saat selesai makan malam biasanya Kakak cerita sambil curhat. Cerita tentang sekolah dan juga lesnya. K...