Sebelas bulan lalu kusiakan hari dan waktu. Jarang terpikir apa itu pahala juga dosa. Berbuat sesuka inginku.
Kini, keserakahan amuk jiwa. Sebulan waktu yang ada ingin kurengkuh
sepenuhnya. Bulan penuh rahmat dan ampunan. Penuh pahala ingin kuraih
sendirian.
Berjibaku siang
malam kulantunkan ayat-ayat cintaMu. Malam-malam sedikit mata ini
terkatupkan. Menginginkan pahala yang Kau janjikan.
Subuh
mengalun. Rapuh seketika, limbung badan tanpa daya. Betapa serakahnya
aku. Betapa buruk tabiatku. Telah banyak nikmat yang diberikan. Tak
menghitung waktu juga kesempatan.
Tapi aku hanya meminta dan
selalu meminta, padaMu. Sebulan saja yang di sebut ramadhan. Ampunkan
aku, atas ketidak syukuran dan keserakahan atas pahalaMu. Aku, butiran
debu yang mudah terombang ambing angin kehidupanMu.
Pagi ini adalah kau
Munajat yang urung kulangitkan
Gunungkidul, 02072016
Umi Azzura

Tidak ada komentar:
Posting Komentar