Rasa bahagia pada diri saya saat bisa mengenal Tembi Rumah Budaya yang berada di Jl. Parangtritis Km 8,4 Timbulharjo, Sewon, Bantul Yogyakarta. Saya berkesempatan untuk hadir dan tampil di sana. Petama kali saya tampil adalah pada tanggal 5 Jauari 2015 pada saat peluncuran buku antalogi puisi penyair angkatan 87.
PEMUJA NARKOBA
:menunggu eksekusi mati
Hujan berirama sendu
Memecah resah
Rintih pedih pemuja
narkoba
Tangisan takut mati
Tergambar nyata di sudut hati
Pasti kelak tak akan di surga
Pasti tak bakal kuat di neraka
Saat dunia gamblang bercerita
Membabi buta menikam generasi muda
Tak peduli
Terpenting rupiah terbeli
Jadi gembong berkaki kaki
Hujan enggan beranjak
Meski januari berlalu separuh pergi
Di balik jeruji besi
Air mata mengayun ayun
Menggantung berkalung sesal
Menunggu algojo jemput ajal
Pasti...
Kematian tak bakal urung
Magelang, 15022015
NEGERI KELAM
negeri ini milik rakyat
bukan rayahan pejabat
adu jotos membual pendapat
beras membumbung
minyak melambung
gas terbang melayang
roda terus berputar, saudara!
petani tak makan beras
dapur berkalang asap
perempuan menghitung satu-satu
tetes penyambung hidup
tercerabut
sembunyi di balik dasi
mana janjimu di mimbar kala itu
basi!
Magelang, 05032015
UmiAzz, 10 Maret 2015

Whoaaa... Kereeen bangeeet!!! Maju terus, Mbak Umi...
BalasHapusTerima kasih mb lis.,...
Hapuspingin keren juga kaya mbak lis...
heaaaa :D kereeennn Mbak e
BalasHapuslantunkan syairmu duhai sang pujangga
Bang ando.,... makasih yak... hihihi
Hapuswaaa... pujangga nih... wkwkwkwk