Sabtu, 06 September 2014

Bahagiamu itu Bahagiaku

kekasihmu pergi dariku lagi
setelah seminggu bersamaku
setelah dua minggu kepergianmu

dia pergi untuk mendekat
pada rumahmu arah sebelah
untuk apa
pasti untuk melepas kerinduan padamu

hatiku kembali kosong
setelah engkau hilang
kini kekasihmu pun hilang dari pandangan

tapi
aku tak begitu khawatir
meskipun jauh di poentjak goenoeng dia ada
aku yakin kerinduan dan hatinya masih tersisa untukku
yang ku tahu tak hanya seserpih
namun sebongkah yang tak akan ada habisnya

ibu…
seminggu engkau di sini…
senyumku mengembang selalu untukmu
meskipun bergelayut sepi dan sendu di matamu
karena selalu mengingat kekasihmu

ibu…
maafkan aku
yang tak selalu menyisihkan banyak waktu untukmu
untuk bercengkerama dan bercerita tentang ini itu

ibu…
mungkin itulah yang membuatmu ingin pulang semalam
mungkin itulah yang tidak bisa membuatmu tenang
karena di sini engkau hanya dimanjakan dalam sepi

ibu…
aku tau kebiasaanmu
yang tak pernah mau diam
yang tak pernah ada jeda waktu untuk engkau kerjakan

ibu…
di sini aku anakmu
di sana juga anakmu

ibu
demi rasa tenang dan bahagiamu
itu bahagiaku
tenaga aku relakan untuk mengantar
serta menjemputmu
kapanppun engkau mau

selamat menjalankan rutinitas
selamat menjalankan aktivitasmu
ibu…
engkau sebagai seorang pekerja keras
petani yang luar biasa bagi anak-anakmu
ada kekasih maupun tiada kini

kerinduanku takkan pernah pupus untukmu ibu…

tidar hari ini mendung, 04092014
Umi Azzurasantika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Obrolan Anak 'Dewasa'

https://www.duniabelajaranak.id Saat selesai makan malam biasanya Kakak cerita sambil curhat. Cerita tentang sekolah dan juga lesnya. K...