Rabu, 06 April 2016

Ujian Nasional (UNBK/CBT) 2015/2016



Beberapa hari kemarin saya diserahi surat tugas mengawas Ujian Nasional. Tidak seperti biasanya, kali ini saya diberi tugas mengawas UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Istilah lain adalah CBT (Computer Based Test) untuk siswa SMK.
Mengingat UN sesi satu dilaksanakan pukul 07.30, pagi sekali saya mengantar sekolah anak-anak. Agar tidak terlambat sampai di sekolah tempat saya mengawas.
Diinformasikan pengawas harus datang 45 menit sebelumnya. Tanpa sesuap sarapan, akhirnya saya berangkat dengan perut kosong.
Berdasar pengalaman sesi pertama ini, mungkin bisa menjadi bekal para guru. Untuk nempersiapkan diri sebelum mengawas UNBK/CBT pada hari berikutnya.
Suasana ruang laboratorium komputer yang sangat dingin. AC tiga buah dengan temperatur 20°C sangat memungkinkan menjadi sebab masuk angin. Jadi, usahakan sarapan terlebih dahulu. Menggunakan kaos kaki ketika di dalam ruangan, karena alas kaki wajib dilepas. Satu lagi, usahakan baju seragam berlapis. Bisa kaos di dalam seragam atau jas sebagai luaran.
Bagi yang sensitif terhadap AC bisa menggunakan penghangat badan, seperti minyak kayu putih atau dengan cara lain. Pengalaman saya, jam mengawas yang baru berjalan 1 jam 30 menit saya sudah bersin-bersin. Bisa jadi akibat dari kondisi yang kurang fit. Atau karena perut kosong dan badan tidak dikondisikan dalam keadaan hangat.
Untuk mengurangi kulit kering yang akan dialami akibat AC yang dinginnya ekstrim, bisa digunakan pelembab untuk wajah atau lotion bagi kulit tangan dan kaki. Bukan karena 'kemayu', hal ini untuk menghindari dehidrasi kulit, karena jam mengawas akan berlangsung hingga pukul 16.00 wib (tiga sesi).
Cerita lain. Pada saat keluar tadi, siswa yang bersalaman dan cium tangan, tangannya sangat dingin. Untuk itu, siswa diusahakan dengan persiapan yang hampir sama. Kondisi badan harus fit. Sarapan terlebih dahulu. Agar bisa nyaman mengerjakan soal UN. Hari berikutnya dapat melaksanakan UN dengan lancar dan tidak mengalami keluhan kesehatan.
Dari segi pelaksanaan, siswa harus betul-betul memperhatikan identitas peserta, soal, dan jawabannya pada layar monitor. Karena tadi ada siswa yang lupa log out. Bisa berakibat, siswa dianggap belum selesai mengerjakan. Ruangan dikondisikan dalam keadaan tenang supaya tidak mengganggu konsentrasi siswa.
Akhirnya. Selamat mengawas Bapak/Ibu guru. Selamat bekerja para Proktor. Selamat menempuh Ujian Nasional bagi siswa SMU/SMK/MA seluruh Indonesia.
Meski UN bukan penentu kelulusan, lakukan ujian ini dengan baik dan sungguh-sungguh.


Salam santun pendidik
Magelang, 04042016
Umi Azzura

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Obrolan Anak 'Dewasa'

https://www.duniabelajaranak.id Saat selesai makan malam biasanya Kakak cerita sambil curhat. Cerita tentang sekolah dan juga lesnya. K...