Beberapa hari kemarin
saya diserahi surat tugas mengawas Ujian Nasional. Tidak seperti
biasanya, kali ini saya diberi tugas mengawas UNBK (Ujian Nasional
Berbasis Komputer). Istilah lain adalah CBT (Computer Based Test) untuk
siswa SMK.
Mengingat UN sesi satu dilaksanakan pukul 07.30, pagi
sekali saya mengantar sekolah anak-anak. Agar tidak terlambat sampai di
sekolah tempat saya mengawas.
Diinformasikan pengawas harus datang 45 menit sebelumnya. Tanpa sesuap sarapan, akhirnya saya berangkat dengan perut kosong.
Berdasar pengalaman sesi pertama ini, mungkin bisa menjadi
bekal para guru. Untuk nempersiapkan diri sebelum mengawas UNBK/CBT pada
hari berikutnya.
Suasana ruang laboratorium komputer yang sangat
dingin. AC tiga buah dengan temperatur 20°C sangat memungkinkan menjadi
sebab masuk angin. Jadi, usahakan sarapan terlebih dahulu. Menggunakan
kaos kaki ketika di dalam ruangan, karena alas kaki wajib dilepas. Satu
lagi, usahakan baju seragam berlapis. Bisa kaos di dalam seragam atau
jas sebagai luaran.
Bagi yang sensitif terhadap AC bisa
menggunakan penghangat badan, seperti minyak kayu putih atau dengan cara
lain. Pengalaman saya, jam mengawas yang baru berjalan 1 jam 30 menit
saya sudah bersin-bersin. Bisa jadi akibat dari kondisi yang kurang fit.
Atau karena perut kosong dan badan tidak dikondisikan dalam keadaan
hangat.
Untuk mengurangi kulit kering yang akan dialami akibat AC
yang dinginnya ekstrim, bisa digunakan pelembab untuk wajah atau lotion
bagi kulit tangan dan kaki. Bukan karena 'kemayu', hal ini untuk
menghindari dehidrasi kulit, karena jam mengawas akan berlangsung hingga
pukul 16.00 wib (tiga sesi).
Cerita lain. Pada saat keluar tadi,
siswa yang bersalaman dan cium tangan, tangannya sangat dingin. Untuk
itu, siswa diusahakan dengan persiapan yang hampir sama. Kondisi badan
harus fit. Sarapan terlebih dahulu. Agar bisa nyaman mengerjakan soal
UN. Hari berikutnya dapat melaksanakan UN dengan lancar dan tidak
mengalami keluhan kesehatan.
Dari segi pelaksanaan, siswa harus
betul-betul memperhatikan identitas peserta, soal, dan jawabannya pada
layar monitor. Karena tadi ada siswa yang lupa log out. Bisa berakibat,
siswa dianggap belum selesai mengerjakan. Ruangan dikondisikan dalam
keadaan tenang supaya tidak mengganggu konsentrasi siswa.
Akhirnya. Selamat mengawas Bapak/Ibu guru. Selamat bekerja para Proktor. Selamat
menempuh Ujian Nasional bagi siswa SMU/SMK/MA seluruh Indonesia.
Meski UN bukan penentu kelulusan, lakukan ujian ini dengan baik dan sungguh-sungguh.
Salam santun pendidik
Magelang, 04042016
Umi Azzura

Tidak ada komentar:
Posting Komentar