Duhai penyejuk jiwa
Peneduh hati berkabung lara
MemujaMu...
Adalah bagian dari lisanku
Dari rinduku
Tak tertera oleh pena
Karunia tanpa hitung Kau beri
Ketika terik sembulkan wajah hangatnya
Hingga semburat senja malu-malu undurkan diri
Saat bintang berseripun tetap ada
Kini...
Peneduh hati berkabung lara
MemujaMu...
Adalah bagian dari lisanku
Dari rinduku
Tak tertera oleh pena
Karunia tanpa hitung Kau beri
Ketika terik sembulkan wajah hangatnya
Hingga semburat senja malu-malu undurkan diri
Saat bintang berseripun tetap ada
Kini...
Persabungan terik mentari mereda
Tautkan jalinan damai dalam cinta
Menuju perjamuan malam penuh kehangatan
Iringi alunan rinai dalam hujan
Bersendau denting dawai berdendang
Di singgasana kebahagiaan
Menyambut kasih di sepertiga malam
Sekali lagi..
Aku hanya mampu memujaMu
Aku hanya mampu memujaMu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar