Kamis, 23 Oktober 2014

MemujaMu

Duhai penyejuk jiwa
Peneduh hati berkabung lara
MemujaMu...
Adalah bagian dari lisanku
Dari rinduku

Tak tertera oleh pena
Karunia tanpa hitung Kau beri
Ketika terik sembulkan wajah hangatnya
Hingga semburat senja malu-malu undurkan diri
Saat bintang berseripun tetap ada
Kini...

Persabungan terik mentari mereda
Tautkan jalinan damai dalam cinta
Menuju perjamuan malam penuh kehangatan
Iringi alunan rinai dalam hujan

Bersendau denting dawai berdendang
Di singgasana kebahagiaan
Menyambut kasih di sepertiga malam
Sekali lagi..
Aku hanya mampu memujaMu

Senja mendung, 18102014
Umi Azzurasantika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Obrolan Anak 'Dewasa'

https://www.duniabelajaranak.id Saat selesai makan malam biasanya Kakak cerita sambil curhat. Cerita tentang sekolah dan juga lesnya. K...