Kamis, 20 Maret 2014

Ayah...

sedang apa kau di sana
apakah burung-burung itu masih menemanimu
apakah gemericik air itu tiada lelah di sampingmu
ataukah tanah tak lagi bersahabat menyapamu

setiamu tiada terukur
meskipun sejelaga hanya engkau dapati
meskipun hamparan itu kini telah mati
terlibas sekawanan mantera tak berperi

kau tetap di sana
menjagai sedikit yang termiliki
menjagai semangatmu untuk kami
memahat asa tiada henti

selintas senyum tergurat
terpahat manis direnda mimpiku
bahagiamu adalah kuat pada inginku
kucoba katakan ucap rindu

salamku ayah…
yang jauh dari pelupuk mataku
 

***
Rinduku, 19 Maret 2014
Umi Azzurasantika

1 komentar:

Obrolan Anak 'Dewasa'

https://www.duniabelajaranak.id Saat selesai makan malam biasanya Kakak cerita sambil curhat. Cerita tentang sekolah dan juga lesnya. K...